Senin, 16 Februari 2015

ACT Bangun Water Well untuk Warga Jalur Gaza


Untuk antisipasi krisis kemanusiaan akibat krisis air bersih yang landa Kota Gaza, Aksi Cepat Tanggap (ACT) membangun Water Well, yakni sumber mata air baru (sumur) di kota Jabalia, salah satu wilayah padat penduduk di Jalur Gaza.




Debit air yang dihasilkan sumur sekitar 1.400 m3 per hari, dengan laju rata-rata 70 m3 per jam dengan tekanan 10 bar. “ Insya Allah, sumur ini dapat mencukupi suplai air bersih untuk kurang lebih 220.000 penduduk di Jabalia dan sekitarnya,” ujar Senior Vice President ACT N. Imam Akbari, Senin (2/2/2015).


Ramadhan 1435 Hijriah (Juli 2014) Jalur Gaza digempur secara brutal oleh militer Zionis Israel. Gempuran via udara dan darat tersebut, selain membunuh ribuan nyawa penduduk sipil tak berdosa, juga menyasar instalasi penting milik Kota Gaza, seperti instalasi listrik, jaringan komunikasi, dan instalasi air, serta gedung-gedung pemerintah maupun swasta.

Akibat gempuran tersebut, Kota Gaza luluh lantak. Para analis dan ahli bangunan memperkirakan, untuk membangun kembali Gaza kembali normal, diperlukan waktu tak kurang dari 20 tahun. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar