Rabu, 27 Mei 2015
Banjir di Gaza Tak Surutkan Semangat Juang Bangsa Palestina
JAKARTA – bersama warganya, kini harus bertahan hidup menghadapi kondisi alam yang bisa ancam keselamatan jiwa.Jalur Gaza yang sudah porak poranda akibat serangan militer Zionis Israel sepanjang bulan Ramadhan yang lalu,
Musim dingin dan banjir mencobai warga Gaza, Palestina hari-hari ini. Kota Gaza yang diguyur hujan dua hari berturut-turut, menyebabkan badan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan darurat banjir di Palestina.
“ Bencana ini tak akan menyurutkan semangat bertahan mereka sebagai bangsa pejuang. Tak juga akan mengubah karakter mereka menjadi tangan di bawah, meski pintu bantuan sedemikian terbuka dari berbagai belahan dunia. Segala persoalan yang menimpa, insya Allah justeru meningkatkan dan menyempurnakan iman mereka kepada Allah SWT,” ungkap Imam Akbari, Senior Vice President Aksi Cepat Tanggap (ACT) menanggapi situasi terkini yang melanda warga Jalur Gaza, Minggu (30/11/2014).
Imam Akbari menjelaskan, ACT melalui program SOS Palestine tidak akan berhenti untuk terus menunaikan amanah bangsa Indonesia dalam rangkaian program yang terpadu dan berkelanjutan.
“ Kami tak hanya mendistribusikan bantuan dasar kebutuhan mereka di fase emergency seperti banjir yang sedang melanda saat ini, berupa bantuan pangan dan suplai air bersih. Tapi hal urgen lainnya adalah upaya agar tak jatuh lagi korban jiwa,” katanya.
Imam melanjutkan, selain program emergency, ACT juga concern mengawal program pemberdayaan ekonomi yang mampu memberi nilai tambah dan mengokohkan kemandirian masyarakat.
foto: republika
Sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar