Rabu, 27 Mei 2015

Zionis Israel Bakar Anak Palestina, Gaza Membara






 ACTNews, Gaza - Tensi yang memanas di Gaza dan Tepi Barat disebabkan oleh tewasnya seorang remaja Palestina bernama Muhammad Abu Khdeir, 17 tahun, yang diculik, disiksa, lalu dibakar oleh pemukin illegal Yahudi di Tepi Barat. Ini memicu kemarahan dari rakyat Palestina.

Secara kronologis, malam hari sebelum diculiknya Abu Khdeir, sekitar 200 Yahudi ekstrimis melakukan unjuk rasa di Jerusalem dan menyerukan “Death to the Arabs”. Mereka juga melakukan intimidasi disertai kekerasan terhadap warga Israel yang keturunan Arab yang mereka ditemui di jalan.

Empat jam setelah itu, barulah peristiwa penculikan Abu Khdeir terjadi, tepat sebelum jam 4 pagi (sebelum shalat Shubuh). CCTV menunjukkan Abu Khdeir diculik oleh 3 orang yang memaksa masuk ke dalam mobil, tidak jauh dari kediaman Khdeir di Shuafat, Jerusalem Timur. Sejam kemudian polisi menemukan tubuh Khdeir dalam kondisi mengenaskan penuh luka dan terbakar.

Keluarga meyakinkan bahwa itu jasad Abu Khdeir yang menghilang saat hendak pergi ke masjid untuk menunaikan shalat Shubuh berjamaah. Sesuai CTTV, Abu Khdeir diculik saat menunggu shalat Shubuh di luar masjid tidak jauh dari rumahnya. Keluarga Abu Khdeir memiliki bukti rekaman CCTV siapa saja yang menculik Khdeir. Tidak dapat dipungkiri dari bukti yang dimiliki penduduk illegal Israel-lah yang melakukan kekejaman tersebut. Tapi polisi Israel masih mendalami kasus ini.

Video CTTV dapat dilihat di sini: http://www.theguardian.com/world/2014/jul/03/palestinian-teenager-khdeir-video-footage-abduction-kidnapping

Tindakan keji warga Israel ini diduga dipicu tewasnya 3 remaja Israel (berita dari Gaza mereka adalah serdadu) yang ditemukan tidak jauh dari lokasi menghilangnya mereka selama 19 hari. Diduga mereka melakukan balas dendam terencana terhadap warga Palestina. Pemerintah Israel pun menuduh Hamas berada di balik penculikan 3 remaja tersebut, meski tanpa adanya bukti nyata. Pemerintah Israel menyatakan Hamas harus bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi.

Saat pemeriksaan saksi-saksi, sepupu Abu Khdeir, Thariq Khdeir, 15 tahun, mengalami kekerasan yang tidak berdasar.

Setelah penemuan jasad Abu Khdeir, seratusan pemuda berkumpul di Jerusalem Timur dan menimpuki polisi Israel dengan batu. Bentrok yang terjadi selama dua hari ini menyebabkan 60 pemuda luka-luka.

Selain bentrok di Jerusalem, sudah dua hari ini semenjak Rabu, Gaza diserang menggunakan pesawat dan apache Israel. Banyak bangunan hancur dan warga Gaza dirundung ketakutan. Kurang lebih 10 warga Gaza dilarikan ke rumah sakit karena terkena serangan Israel tersebut. “Hukuman Kolektif” Israel terhadap Gaza ini banyak dikutuk oleh masyarakat dunia, mengingat tidak adanya bukti siapakah pelaku penculikan 3 orang remaja Israel.

Tidak tinggal diam, Hamas pun membalas serangan tersebut dengan menembakkan roket. Setelah beberapa hari eskalasi konflik ini terjadi, akhirnya Hamas bersedia untuk gencatan senjata (menghentikan penembakan roket ke wilayah pendudukan Israel) dengan syarat Israel menghentikan serangan membabi-buta mereka ke Jalur Gaza. Intelijen Mesir berniat menjadi broker gencatan senjata antara Hamas dengan Israel. Sejauh ini Israel belum menanggapi dan terus meluncurkan serangan ke beberapa titik di Gaza.

Hari ini pun tensi di Tepi Barat dan Yerusalem semakin memanas seiring kematian brutal yang dialami oleh seorang remaja Palestina, Muhammad Abu Khdeir (17 tahun). Pemakaman Khdeir ditunda sebab Israel menolak memberikan jasadnya sampai keluarga keculai menandatangai dengan pernyataan kalau Khdeir tewas karena bentrok keluarga.

Keterangan foto: Muhammad Abu Khder, 17 tahun, syahid



-----------------

Marhaban Yaa Ramadhan, mari menangkan dengan ibadah terbaik kepada-Nya dan kepedulian kita bagi semua. Bantuan dapat berupa barang kebutuhan atau donasi yang dapat disalurkan melalui :

Rekening Zakat:

BCA # 676 030 2021

Bank Mandiri #128 000 4793 136

Bank Permata Syariah # 097 0613 048

Bank CIMB Niaga Syariah # 528 01 0000 1006

BNI Syariah # 009 611 0239

Bank Syariah Mandiri # 706 854 8181

Bank Muamalat # 304 0031 870


Rekening Infak & Sedekah:

BNI Syariah # 55 0000 7772

BCA # 676 025 5040

Bank Mandiri #164 0000 965 576

An. Aksi Cepat Tanggap

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar