Senin, 08 Juni 2015

ACT BERSIAP JALANKAN PROGRAM RELIEF & RECOVERY DI GAZA

ACT BERSIAP JALANKAN PROGRAM RELIEF & RECOVERY DI GAZA 

MESIR - Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan tim Sympathy of Solidarity (SOS) Palestine, bakal membangun beraneka fasilitas publik di Gaza, Palestina.

Ditemui RRI di Kairo, tim leader SOS Palestine, Yusnirsyah Sirin, mengatakan, ia bersama rekannya Sudayat Kosasih merupakan bagian dari tim relief and recovery. Mereka bakalan melakukan pembangunan fasilitas publik seperti sekolah, rumah hingga shelter permanen bagi korban serangan Israel di Gaza, Palestina.

�Tim recovery kami ini membangun kembali sekolah yang rusak, bahwa mungkin membangunkan rumah. Konsep kami kan selalu di wilayah bencana, total disaster management. Tapi, di sini agak istimewa gara-gara kami menyiapkan shelter permanen dan mengikuti konsep budaya mereka. Bilamana mereka terbiasa tinggal di flat (rumah susun), ya kita bangunkan flat. Kami harus masuk buat menjajaki itu. Benar mengenai perijinan dan penerimaan masyarakat seperti apa,� papar Yusnirsyah Sirin seakan dilansir rri.Co.Id, 22 Agustus 2014.

Lebih lanjut Yusnirsyah Sirin menambahkan pada saat ini pihaknya tengah menunggu ijin yang dikeluarkan oleh Kementerian negara asing Mesir, bagi keduanya demi memasuki wilayah Gaza melalui perbatasan El Rafaah.

Sementara itu, fokus kerja dari tim SOS Palestine ini dipusatkan di kota Jaballiyah yang dinilai mengalami kerusakan fatal dampak serangan Israel sejak awal Juli lantas.

Sedangkan, dari acara SOS Palestine oleh ACT sendiri melibatkan 26 relawan yang ialah serpihan dari tim relief and recovery, healing sampai medis.

Personel tim SOS Palestine, Sudayat Kosasih, mengatakan  kedatangan tim relief and recovery ACT terbilang selain buat membangun fasilitas publik, pun demi melakukan peninjauan lapangan di kawasan Jabaliyah, Gaza, Palestina.

Sehingga, kagak menutup peluang terhadap adanya acara baru jangka panjang yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sana pasca serangan Israel Juli lalu.

�sreg dengan SOP (standar operasional prosedur) KBRI, kita sudah memenuhi persyaratan-persyaratan administratif itu. Kita kenapa sudah tentu masuk sebab berlimpah kasus-kasus yang sudah tentu kita lakukan, untuk need assesment masyarakat Gaza itu apa pada kenyataannya yang dibutuhkan,� terang Sudayat Kosasih.

Sudayat Kosasih yang pula yaitu marketing manajer Global Philantrophy Media ACT mengatakan, tim SOS Palestine bakal berjuang semaksimal mungkin agar dapat memasuki wilayah Gaza dan menyalurkan amanah masyarakat Indonesia terbilang.

Diolah dari laporan situs rri.Co.Id

-------------

Mari wujudkan kepedulian bakal saudara-saudara kita di Dunia Islam, salurkan donasi kamu melalui rekening Solidaritas Kemanusiaan Dunia Islam:

ACT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar