Jumat, 12 Juni 2015

NGO Kemanusiaan Sepakat Satu Suara untuk Palestina


ACTNews, JAKARTA – Pengalaman terkait pengiriman bantuan armada ambulans untuk warga Gaza Palestina melalui Mesir, memotivasi sejumlah lembaga kemanusiaan lebih solid dalam menjalankan misi kemanusiaan ke Palestina.

Hal itu dikemukakan Manajer Global Partnership Network (GPN) Aksi Cepat Tanggap (ACT) Rudy Purnomo usai mengikuti pertemuan antar non-governmental organization (NGO) di markas Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) di Condet, Jakarta Timur, Rabu pagi (25/2).

“Bagaimana pun, misi masuk ke Palestina  sebaiknya satu payung, satu suara dan satu surat untuk pengajuan ke KBRI, dan bekerjasama dengan Menkes dan Menhan. Setiap ada misi ke Palestina, yang paling pas adalah mengusung satu bendera, yakni bendera merah putih. Pendeknya, kita harus atas namakan bangsa Indonesia untuk misi-misi ke Palestina,” tandas Rudy.

Hadir dalam pertemuan tersebut Raffi Grup (RG), Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), PKPU, dan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Pertemuan atas undangan PKPU tersebut untuk menemukan titik sinergi antarlembaga karena selama ini diakui atau tidak, lembaga-lembaga kemanusiaan dalam jalankan misi masih cenderung kurang terkoordinasi dengan baik.

“Rencana dua pekan ke depan kami akan mematangkan soal ini. Mungkin perlu dibicarakan juga program bersama untuk Palestina, yang berskala besar dan jangka panjang,” pungkas Rudy. Pertemuan selanjutnya juga menyepakati untuk mengundang kembali KNRP, ACT, PKPU, BSMI Jakarta, BSMI Pusat, DD, RZ, Spirit Of Al Aqsha, sahabat Al Aqsha, ASPAC, Adara,  DDII, YDSF, Al Azhar, P3A Darul Quran,  DT, BMH, RG. (ajm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar